MUBES FIB, Digelar "Sehat"
0 Komentar 463 pembaca
Kongres BEM dan DPM FIB

MUBES FIB, Digelar "Sehat"

Berita

Tabloidtanjak.com-UNILAK. Musyawarah Besar (Mubes) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Fakultas Ilmu Budaya (FIB) dihadiri Dekan dan Wakil Dekan III FIB, Bapak Muhammad Kafrawi, S.S., M.Sn dan Bapak Jefrizal, S.Hum., M.Sn, PLT BEM, PLT DPM, dan Wapresma UNILAK, serta mahasiswa-mahasiswi dari keempat program studi yang ada di FIB. Mubes yang mengangkat tema "Meningkatkan Karakter Mahasiswa yang Santun dan Berbudaya Dalam Menjalankan Roda Organisasi", diselenggarakan dengan mengikuti protokol kesehatan, mencegah penularan Covid-19. Rabu (03/3/21).

Dekan FIB memberikan kata sambutan sekaligus membuka Mubes pada hari ini, beliau menyampaikan apresisasinya kepada Mahasiswa FIB yang turut memberikan kontribusi di setiap oraganisasi yang ada di FIB maupun di Universitas Lancang Kuning,

"Semoga FIB dapat menghasilkan pemikir yang berpikir "gila", pemikir luar biasa. Kegilaan-kegilaan itu, kegelisahan-kegelisahan itu haruslah dipelihara, lalu tuangkan kegilaan itu dalam bentuk karya. Biarlah orang-orang akan berkata apapun, yang terpenting adalah berbuat," Tutur beliau.

Bapak Kafrawi melanjutkan, siapa pun yang nantinya terpilih menjadi ketua BEM dan DPM haruslah berpikiran kreatif dan harus mampu merangkul teman-teman yang lain. Karena keempat program studi yang ada di FIB adalah sama.

Wakil Dekan III berbagi analisa, berbagi pemikiran tentang konsep kepemimpinan dalam pola pikir budaya Timur, bahwa pemimpin bukanlah penguasa melainkan pelayan.

"Berbeda dengan konsep orang-orang barat. Konsep budaya Timur, pemimpin adalah pelayan. Mengapa demikian? Ketika pemimpin dipercaya, banyak tanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkan tidak hanya di dunia tetapi juga di akhirat. Maka dari konsep Ketimuran, seorang pemimpin akan dihargai, akan dihormati bagaimana cara ia "melayani" umatnya," Jelas Pak Jefri.

PLT BEM dan PLT DPM menuturkan pendapat yang senada, harapan agar kongres hari ini dapat berjalan dengan lancar dan semoga bagaimana pun hasilnya nanti dapat berakhir dengan baik, dan tetap berpegang teguh sesuai dengan FIB yaitu dengan berlandaskan Budaya Melayu.

Kongres berjalan dengan baik dan lancar hingga sore, didapati Arya Maryandi (Sastra Daerah/Melayu) sebagai ketua BEM periode 2021-2022. Arya berhasil unggul dengan 7 suara, dan mengalahkan pesaingnya yaitu Dimas Pangestu (Ilmu Perpustakaan) dengan 5 suara. Maka Dimas langsung dipilih untuk memegang posisi sebagai ketua DPM FIB periode 2021-2022.

Kami redaksi Tabloidtanjak.com mengucapkan selamat kepada terpilihnya ketua BEM dan DPM FIB periode 2021-2022. Semoga dapat amanah dengan tanggung jawab dan kepercayaan yang diberikan. (GhaP)

Author

Tabloid Tanjak
Profil Tabloid Tanjak

admin tabloidtanjak.com

Iklan Tengah Detail Berita 665x140px (FIB)

Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Kembali ke Atas