"NGOPI SASTRA" Bangkitkan Gairah Mahasiswa Untuk Berkarya?
0 Komentar 102 pembaca

"NGOPI SASTRA" Bangkitkan Gairah Mahasiswa Untuk Berkarya?

Berita

TablodTanjak.com. Mahasiswa Prodi Sastra Indonesia mengadakan kegiatan “Ngopi Sastra” di laksanakan di halaman FIB UNILAK. Semua mahasiswa tetap mematuhi Protokol Kesehatan (prokes), ditemani kopi hangat dan juga gorengan mahasiswa, almuni dan juga dosen Sastra Indonesia semangat mengikuti kegiatan. Kamis (04/11/21).

Kegiatan “Ngopi Sastra” ini dihadiri dosen Sastra Indonesia Muhammad Kafrawi dan dihadiri oleh seluruh mahasiswa Sastra Indonesia berserta alumni. Diskusi Sastra ini merupakan suatu teknik agar mahasiswa semakin kuat dan giat untuk menggali pengetahuannya tentang sastra, bagaimanakah sastra itu bisa terus perkembang dan meluas hingga keseluruh dunia.

Sampai saat ini sastra pun masih mekar kepelosok negeri, bahkan sastra tidak pernah berhenti diperbincangkan dan di analisa oleh para sastrawan. Menggali ilmu sastra ini tentunya sangat bermanfaat dan menguntungkan, bahkan sastra menjadi peran penting bagi jiwa setiap orang, dengan adanya sastra bisa memperlihatkan jati diri yang sesungguhnya, karena sastra adalah bagian dari hidup kita sendiri.

Mahasiswa sastra  harus punya kreativitas yang luar biasa. Bagaimana cara bahasa bisa menyatukan sekelompok orang, maka kalau tidak ada bahasa maka susah untuk bisa bersatu,  karena tidak terjadi berkomunikasi antar kelompok yang berbeda bahasa. Karena itu bahasa sangat penting dalam dunia ini.

“Sebagai Mahasiswa yang masuk ke ilmu sastra memang harus dipaksakan untuk bisa memiliki kemampuan bekarya. Contonya membuat puisi atau membaca puisi, membuat cerpen, berteater, musikalisasi dan bermain musik. Kemampuan yang dimiliki harus diperlihatkan kepada orang atau seluruh dunia bahwa anak sastra itu memiliki karya. Jangan takut untuk salah atau gagal, jika keinginan itu kuat maka ada jalannya untuk bisa mencapai tujuan yang ingin di raih.” Jelas Muhammad Kafrawi selaku dosen Sastra Indonesia

Diharapkan acara "Ngopi Sastra" ini bisa bangkitkan gairah mahasiswa dalam berkarya dan juga mengkritik sebuat karya sastra. "Ngopi Sastra" ini akan berlanjut ke depannya dan akan menjadi kegiatan rutinitas setiap bulannya dengan tema berbeda.

Acara ditutup dengan pembacaan cerpen oleh bapak Muhammad Kafrawi, juga beberapa mahasiswa membacakan puisi.

 

Mia

Author

Tabloid Tanjak
Profil Tabloid Tanjak

admin tabloidtanjak.com

Iklan Tengah Detail Berita 665x140px (FIB)

Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Kembali ke Atas