Belajar Online
0 Komentar 68 pembaca
Universitas Lancang Kuning

Belajar Online

Buah Pikir

Mahasiswa adalah pelajar tingkat tinggi yang senantiasa berpikir kritis dalam menghadapi semua masalah yang terjadi. Di tahun 2020 ini, semuanya terasa sulit dan menyulitkan mahasiswa. Bagaimana tidak, selain tidak boleh bertatap muka, mahasiswa harus beradaptasi dengan dunia perkuliahan daring yang diberikan kampus.

Fakultas ilmu budaya universitas lancang kuning saja contohnya, banyak mahasiswa yang mengeluhkan hal ini baik kepada dosen maupun teman seperjuangan tentang sulitnya beradaptasi dengan dunia ini. Mahasiswa dituntut untuk mempelajari sendiri materi yang diberikan dosen tanpa bertatap muka langsung, mendengar penjelasan materi dosen seperti biasanya.

“kuliah tatap muka saja terkadang tidak masuk ke otak materinya, apalagi kuliah daring yang hanya mengandalkan internet dan kreativitas sendiri” ujar salah satu mahasiswa FIB UNILAK dalam sebuah percakapan langsung.

Bisa dikatakan 7 dari 10 mahasiswa merasa kesulitan dalam melakukan kuliah daring. Ditambah dengan masalah kuota, jaringan, dan faktor ekonomi. Semuanya bercampur aduk menjadi masalah kompleks yang dirasakan mahasiswa. Selain itu untuk mencari referensi tugas pun hanya bisa melalui internet, tanpa bisa pergi ke perpustaka untuk membaca buku sebagai referensi belajar.

Selain masalah di atas masih banyak lagi masalah yang ditimbulkan dari belajar online. Diantaranya:

  1. Terjadi manipulasi absen dalam belajar daring
  2. Mahasiswa merasakan kebosanan tingkat tinggi yang dapat mengakibatkan depresi dan frustasi
  3. Tertanamnya budaya copy paste tugas
  4. Berkurangnya keseriusan dan minat belajar akibat tidak dipantau dosen
  5. Terbiasanya bermalas-malasan dalam belajar akibat menganggap sepele pembelajaran kuliah

Maka dari semua masalah yang dihadapi oleh beberapa mahasiswa FIB dapat kita simpulkan bahwa belajar online tidak efektif sebagai jalan keluar dari masalah belajar daring. Ditambah kurangnya kedisiplinan dosen dan pantauan online saat belajar. Mahasiswa menganggap sepele dalam belajar daring ini. Maka mencerdaskan kehidupan bangsa tiada dapat tercapai akibat masalah ini. (HA)

 

Editor: GhaP

Author

Tabloid Tanjak
Profil Tabloid Tanjak

admin tabloidtanjak.com

Iklan Tengah Detail Berita 665x140px (FIB)

Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Kembali ke Atas