Wabah Corona, Unilak Luncurkan Program "Sayang Mahasiswa"
0 Komentar 170 pembaca
Rektor Unilak bapak Dr. Junaidi.SS.M.Hum memberi paket sembako kepada mahasiswa Unilak

Wabah Corona, Unilak Luncurkan Program "Sayang Mahasiswa"

Berita

PEKANBARU - Wabah Corona yang melanda dunia hari ini menyebabkan sendi-sendi kehidupan berjalan tidak normal. Keadaan ini juga melanda bangsa Indonesia, juga tak terkecuali Riau. Untuk membantu masyarakat, khususnya mahasiswa, Universitas Lancang Kuning (Unilak) menggelar Program Sayang Mahasiswa. Program ini berupa pemberian 400 paket sembako kepada mahasiswa yang masih berada di Pekanbaru (kos). Adapun paket sembako yang diberikan kepada mahasiswa berupa beras, mie instan, telur.

Pemberian paket sembako kepada mahasiswa ini langsung dipimpin Rektor Unilak, Dr. Junaidi.SS.M.Hum., Rabu (08/04/2020). Mesti hujan lebat, Rektor dan satuan tugas Covid 19 di lingkungan Unilak langsung bergerak ke tempat kos mahasiswa di sekitar Rumbai.

Ada 5 tempat kos yang dikunjungi rektor, seperti saat tiba di kos di kawasan Patria Sari dan Umban Sari.
Saat tiba di jalan Patria Sari, Rektor kemudian langsung memberikan paket sembako kepada mahasiswi, selain itu juga berbincang ringan dan memberikan semangat untuk mahasiswa agar rajin belajar dan menjaga kesehatan.

"Saya sangat berterima kasih kepada Unilak dan khusus Rektor atas bantuan paket sembako. Bantuan ini sangat berarti bagi saya untuk kebutuhan selama kos di masa Corona yang saat ini tidak bisa pulang ke Rengat. Sementara di kampus saat ini sedang ujian tengah semester dan ada beberapa tugas kuliah yang harus saye selesaikan," ujar Sari mahasiswa penerima bantuan sembako saat ditemui baru menyelesaikan ujian online.

Hal senada juga disampaikan oleh tiga sekawan mahasiswa Unilak yang berasal dari Nias dan Duri, (Alvonaya, Ferianto Arefa, Al fianus).

"Luar biasa bersyukur dapat bantuan sembako dari Unilak dan Semoga saja dengba sembako ini bisa membantu anak-anak kos yang belum pulang. Kita tidak pulang karena ada tugas kuliah, dan di kampung sulit jaringan. Saat ini kuliah online," ujar Alfianus dan Ferianto.

Sementara itu Rektor Unilak Dr Junaidi, saat ditemui usai penyerahan sembako mengatakan, Unilak membagikan 400 sembako kepada mahasiswa yang masih kos dan belum pulang kampung. Semoga bantuan ini, kata Junaidi, dapat meringankan kebutuhan pokok sehari-hari mahasiswa di masa Wabah Corona.

"Saya juga berpesan dan mendoakan mahasiswa tetap sehat dan menjaga diri dari wabah Corona. Fokus jaga kesehatan, dan tetap belajar. Kegiatan ini kita kemas dalam program Sayang Mahasiswa, bentuk kasih sayang Unilak kepada mahasiswa," jelas Junaidi.

Junaidi menambahkan, selain mahasiswa, Unilak juga memberikan paket sembako kepada petugas keamanan, kebersihan dan pegawai.

"Ini adalah bentuk kepedulian Unilak. Kita peduli dgn mahasiswa, pegawai, semoga ini bisa meringankan beban mereka dalam kebutuhan sehari-hari," ungkap Junaidi.

Junaidi juga menyampaikan, di masa wabah Corona, Unilak sudah mengeluarkan instruksi kepada dosen-dosen agar mengurangi bebas tugas kepada mahasiswa dalam satu semester

"Tugas mereka sudah terlalu banyak, misalnya beban orang tua di kampung yg berkurang penghasilan, atau orang tuanya yang di PHK, dan itu jadi beban. Kita menghimbau kepada mahasiswa yang pulang kampung untuk memperhatikan kondisi," sebut Junaidi.

Di saat wabah Corona ini juga, Unilak membuka donasi bagi alumni dan masyarakat. Donasi langsung dapat disalurkan lewat Rekening Unilak.

Author

Tabloid Tanjak
Profil Tabloid Tanjak

admin tabloidtanjak.com

Iklan Tengah Detail Berita 665x140px (FIB)

Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Kembali ke Atas