GEGERKAN PENONTON PEMUTARAN FILM ASMARA MANTRA
0 Komentar 171 pembaca
Foto bersama tim produksi AM bersama Wagubri bapak Edy Natar Nasution

GEGERKAN PENONTON PEMUTARAN FILM ASMARA MANTRA

Berita

Tabloidtanjak.com - PEKANBARU Menjadi perbicangan hangat beberapa akhir pekan, dalam pemutaran perdana film Asmara Mantra (AM) di Anjung Seni Idrus Tintin (Purna MTQ) yang akhirnya mendapatkan respon postif dari seluruh lapisan masyarakat yang menyaksikan malam sabtu tadi (29/11/2019).

Film yang disutradarai oleh Hang Kafrawi dan diproduksi oleh Fakultas Ilmu Budaya, bercerita tentang kisah-kisah yang terjalin masa-masa indah di kampus, dibalut dengan pergolakan mahasiswa yang terus memperjuangkan hati nurani, mahasiswa menolak dimanfaatkan oleh orang-orang yang mengambil keuntungan dari pergerakan mahasiswa.

Wak Jamal tampak terpana dan akhirnya meneteskan air mata. Menurutnya mengapa ending cerita ini sangat sedih?
"Apo ade sambungannya agaknyo? Macam tergantung gitu filemnyo, kalau ado sambungannyo, aku nak nonton lagi," kata Wak Jamal yang menginginkan kelanjutan dari film ini.

Film AM mendapatkan respon dari seluruh lapisan masyarakat dan komunitas-komunitas, salah satu masyrakat Malaysia Tengku Arive mengatakan secara langsung dan di akun FB terkait film AM, " Syabas! Tahniah! Dua kata yang saya sampaikan setelah menyaksikan film AM hasil produksi anak negeri termasuk saya. Teruslah berkarya di Bumi Lancang Kuning dengan bidang masing-masing tentunya," tulis beliau.

Tayang perdana film ini dihadiri juga Wakil Gubernur Riau, Bapak Edy Natar Nasution beserta para jajarannya, bapak Dekan FIB Unilak, Bapak Hermansyah, S.S., M.Sn, dan para Civitas Akademika Unilak.

Bapak Wakil Gubernur merasa puas dengan Film AM. Menurutnya film ini cukup layak untuk ditampilkan, dan seni peran yang ditampilkan oleh mahasiswa/i Unilak ini sangat bagus.
"Dalam segi pengambilan gambarnya, saya lihat cukup bagus. Saran saya untuk anak-anak Riau, untuk terus bergerak ke depan. Anak-anak Riau ini ternyata luar biasa, saya melihat banyak sekali potensi-potensi yang dimiliki oleh anak-anak Riau, di bidang kesenian budaya ini," ungkap Pak Edi.

Film yang di produseri oleh Dr. Hj. Evizariza, M.Hum ini mendapatkan respon luar biasa dari para penonton. Para penonton mengatakan berbagai komentar seperti; film ini keren, bagus, sangat kental akan sastranya, emosi yang dipermainkan oleh para aktor yang luar biasa, dan juga film ini begitu menginspirasi kalang muda yang lain untuk berkarya. Tetapi tentu saja, film ini tidak luput dari kritikan-kritikan yang akan membuat film-film selanjutnya menjadi lebih baik lagi. Kritikan seperti, ending yang gantung sehingga membuat para penonton merasa penasaran dan ingin adanya kelanjutan dari cerita ini.

Laporan : Tim Tabloidtanjak

Author

Tabloid Tanjak
Profil Tabloid Tanjak

admin tabloidtanjak.com

Iklan Tengah Detail Berita 665x140px (FIB)

Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Kembali ke Atas