SDM UNGGUL, INDONESIA MAJU
0 Komentar 120 pembaca
Foto Suasana Upacara di Lapangan Unilak

SDM UNGGUL, INDONESIA MAJU

Berita

tabloidtanjak.com - UNILAK. Tepat hari ini 74 tahun yang lalu dua Proklamator Bangsa berbicara lantang kepada dunia," Bangsa Kami telah merdeka", Kini gaungan itu Masih terasa dengan terlihatnya begitu antusias para Mahasiswa, pegawai dan Dosen Unilak yang memadati lapangan hijau tepat peringatan Dirga Hayu kemerdekan Republik Indonesia. Upacara dilaksanakan di Lapangan Unilak, Sabtu (17/08/2019).

Hening, haru , dan hikmat begitu terasa tatkalah Sang Suaka Merah Putih dikibarkan oleh anggota Paskibraka.

Inspektur upacara, dipimpin langsung oleh Rektor Unilak Dr. HJ. Hasnati, S.H., M.H. dalam amanatnya beliau berkata, "kita harus selalu mengingat, merenungi hasil-hasil proklamasi yang telah dibacakan oleh bung Karno dan bung Hatta pada masa itu yang telah menandakan berdirinya Bangsa Indonesia, kemerdekaan bukan hanya milik sekolompk anggota tertentu namun kemeredekan adalah milik segala bangsa tepat seperti yang tertulis pada pembukaan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945." tutur beliau.

Peringatan HUT RI kali ini mengangkat tema, "SDM UNGGUL INDONESIA MAJU". Lalu bagaimana agar SDM itu unggul?? Jawaban tidak lain adalah dengan terjaminnya Pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan bagi para sumberdaya - sumberdaya manusia sehingga mereka tidak lagi terbebani dan tidak lagi memikirkan tentang hal-hal yang dapat menggangu terciptanya SDM yang unggul. Kali ini Unilak Ikut serta dalam proses agar terciptanya SDM yang unggul dengan Cara memberikan bantuan pendidikan Dosen Cendekia Universitas Lancang Kuning kepada 27 Mahasiswa Unilak.

Sebenernya apa makna dari kemeredekan itu?? Wakil Dekan I FIB Unilak Nining Sudiar, M.IP menjelaskan, " kemerdekaan itu adalah tentang kebebasan dalam berbagai bidang, seperti bebas dalam biaya pendidikan, bebas dalam biaya kesehatan, bebas dalam berpolitik seperti bebas dalam menyampaikan pemikiran, pendapat sebagai aspirasi diri, bebas dalam bidang ekonomi. Mungkin dari segi fisik kita bebas dan tidak terbelenggu namun sebenarnya kondisi saat ini kita lagi berperang, perang apa? Perang pemikiran, artinya kita masih dijajah. Jajahan terbungkus rapi dalam sebuah kata indah demokrasi. Karena selama ini pemerintah hanya membawa bangsa indonesia kedepan pintu gerbang kemerdekaan saja," tutur beliau dalam wawancara singkat tim tabloidtanjak.com

Kami seluruh tim tabloidtanjak, mengucapakan Dirgahayu Indonesiaku.

Author

Tabloid Tanjak
Profil Tabloid Tanjak

admin tabloidtanjak.com

Iklan Tengah Detail Berita 665x140px (FIB)

Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Kembali ke Atas