Melahirkan Embrio Bagi Generasi Muda Gemar Menulis
0 Komentar 99 pembaca
Foto Taufik Efendi Aria, ketika memberikan Motivasi ke Peserta Bedah Buku Sastra

Melahirkan Embrio Bagi Generasi Muda Gemar Menulis

Berita

tabloidtanjak.com - Pekanbaru. Acara Bedah Buku Sastra, mempersembahkan acara kecakapan literasi baca tulis dengan tema "Menciptakan Generasi Milenial yang Cakap Literasi dan Cinta Kewarganegaraan". Acara yang dihadiri oleh para pelajar SLTA se- Pekanbaru didampingi guru pembimbing, Mahasiswa, serta Sastrawan dan Penyair Riau (DM Ningsih, Toufik Ikram Jamil, Taufik Efendi Aria, dan lainnya) di Perpustakaan Soeman Hs. Selasa (06/08/2019).

Memeriahkan Hari jadi 62 Provinsi Riau 2019, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Riau Bekerjasama dengan IPI ( lkatan Pustakawan Indonesia) Provinsi Riau Dan Rumah Sunting, menaja kegiatan Bedah Buku Sastra "Antologi 999 Sehimpun Puisi Penyair Riau" berjalan dengan hikmat.

Diskusi bedah buku Sastra dimoderatori oleh Bambang Kariyawan dan dua narasumber yakni: Fakhrunas MA. Jabar dan Kunni Musirohanti menyampaikan materi untuk memberikan motivasi, dorongan, mengenalkan kepeda peserta tokoh-tokoh Sastrawan dan penyair Riau Yang telah menyumbangkan sumbangsihnya untuk Indonesian khusunya Riau.

Peserta bedah buku Sastra berbondong-bondong memadati bangku hingga ruangan begitu padat, semangat mengikuti acara telihat dari antusias peserta yang luar biasa, sebelum acara dimulai peserta suguhkan dengan pembacaan puisi dari perwakilan sekolah ataupun penyair-penyair Riau.

Acara yang dibuka langsung oleh Dr. Hj. RAHIMA ERNA, M.Si Selaku Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Riau, menyatakan "literasi tidak hanya membaca buku, tetapi bagaiman dapat mengukapkan dengan melalui karya tulis yakni puisi, kami sangat mengapresiasi peserta yang telah hadir yanga mana merupakan generasi alpha kita. Pustaka tidak hanya membaca ataupun menulis tapi bagaimana mengcover buku menjadi teknologi yang bertujuan untuk mencerdaskan, berkarakter, inovatif dan membuat Indonesia maju," ujar beliau.


"Kunci dari menulis adalah membaca, Jika hendak menulis maka membacalah," tutur Taufik Efendi Aria memberikan suntikan untuk melahirkan embrio-embrio bagi generasi muda agar gemar menulis.


Dalam Kata penutup Kunni Musirohanti menyatakan, " Yang Kita dapatkan Hari ini adalah warisan dari orang tua Kita, sesuatu yang Kita tulis akan kita wariskan kegenerasi selanjutnya. Maka menulis untuk sesatu yang dapat dikenang, dan semoga menjadi Amal jarirah buat Kita," tutur beliau.


Mohon maaf bila terdapat kesalahan dalam penulisan nama serta gelar.

 

 

Author

Tabloid Tanjak
Profil Tabloid Tanjak

admin tabloidtanjak.com

Iklan Tengah Detail Berita 665x140px (FIB)

Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Kembali ke Atas