Sepucuk Kisah Desa Bokor
0 Komentar 60 pembaca
Kata Sambutan Hang Kafrawi dimalam puncak

Sepucuk Kisah Desa Bokor

Berita

tabloidtanjak.com - BOKOR. Pratikum Budaya yang diselanggrakan 26-28 Juli 2019 yang dikuti 45 Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UNILAK di desa Bokor, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Meranti berjalan dengan lancar, didamping oleh dua doesn yakni, M. Hang Kafrawi, S.S., M.Sn dan Jefrizal, S.Hum. Senin, (29/07/2019).

Dari perjalan Sungai Rawa ke Bokor, pohon-pohon hijau tembakau, hempasan angin sepoi-sepoi, serta gelombang laut lepas menujukkan bahwa Kita hanya sebagian kecil akan kebesaran Tuhan yang tak tiada tanding.

Desa Bokor dijuluki desa bersih dengan budaya lokalitas yang masih asri, ramah - tama penduduk, serta rumah-rumah yang tertata dan tersusun rapi mebuat desa ini menjadi kunjungan pariwisata. Bukan hanya penduduk Riau namun sudah belahan dunia seperti, Eropa, Malaysia dan negara lainnya yang datang untuk merasakan suguhan alam dan ketenangan yang diberikan oleh para penduduknya, di desa Bokor ini.

Sopandi Bathin Galang mengatakan, "pada tahun 2003 dimana Kami melewati sungai Siak dengan menggunakan kapal jelatik, di sini lah kami melihat potensi Bokor untuk dapat menjadi wisata air bedanya air tawar dan air asin tentunya, dengan dibantu beberpaa tokoh Masyarakat maka bokor menjadi destinasi wisata dengan mengakat khasanah Bokor," ungkap Sopandi yang merupakan ketua Sanggar Bathin Galang.

Dalam Pratikum Budaya Mahasiswa FIB Unilak menggali empat pokok terpenting dari desa Bokor yakni, sejarah dan cerita rakyat, joget Sonde, Bele Kampung, dan Permainan Rakyat. Informasi didapat dari narasumber yang memiliki pengetahuan luas akan desa Bokor dan juga merupakan warga asli desa Bokor.

M. Hang Kafrawi, S.S., M.Sn mengatakan, " Bokor menunjukkan bahwasannya Bokor layak dan mampu dijadikan Percontohan, bagaimana kekuatan alarm memberi sprit karen alam adalah bagian dari kehidupan," ujar beliau.


Di malam puncak beberapa tarian disuguhkan baik dari Sanggar Bathin Galang atapun tarian Sonde dari desa Sonde, serta penampilan teater Dari Mahasiswa FIB Unilak, pembacaan puisi oleh Jefri al-Malay dan Hang Kafrawi yang sekaligus memperingati Hari puisi Nasional. Malam puncak dilaksanakan hingga larut malam, antusias penduduk yang datang dan tidak beranjak hingga acara selesai.

Kepala desa H. Aminullah. S. Ag. SH. M.SI Mengatakan suatu kehormatan tentunya atas kunjungan dari Mahasiswa FIB Unilak tutur beliau dalam Kata sambutannya.

Author

Tabloid Tanjak
Profil Tabloid Tanjak

admin tabloidtanjak.com

Iklan Tengah Detail Berita 665x140px (FIB)

Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Kembali ke Atas