Kumpulan Prosa Karya Yogi Abdul Rahman
1 Komentar 706 pembaca
YOGI ABDUL RAHMAN

Kumpulan Prosa Karya Yogi Abdul Rahman

Puisi

KAU  MAHA SADIS

Pada rencana-rencana yang pernah kita buat, ada janji-janji yang terbuhul kuat. Pemikiran tentang masa depan bersama, hidup bersama, sirna seakan punah tanpa aba-aba.
Terbangun di sebelahmu menjadi angan, berdua bersamamu hingga menua seakan berkesan. Aku yang taat merawat rasa, kau yang taat merusak raga. Hanya dengan memikirkanmu
Kini tak senyaman itu lagi, dari kau yang tega berbuat hingga aku berada di titik batas kewarasan

PUNAH

Gemerlap cahaya malam mulai memejam. Ada rasa-rasa yang mulai pudar bersamanya. Iringan suara hujan diluar ruangan, meneduhkan waktu-waktu yang tadi sengaja kau sapa dengan kegaduhan. Jalan mulai basah, bersama bau-bau aspal aku coba menenangkan pikiran. Kini aku sudah diluar ruangan. Bukan disana lagi, tidak dihatimu.

BAIR AKU PEGI SAJA

Kau tahu, akan ada seseorang yang sebenar-benarnya memperjuangkanmu, merelakan apapun demi tujuannya. Berbeda jika, ia menemukan suatu hal yang membuat ia ragu. Kau memilih pergi dengan seseorang dan meninggalkan seseorang lainnya dalam keterpurukan. Ia yang kau tinggalkan berhak berkata "biar aku saja yang pergi, karena cinta yang ku cari dan dapati pergi bukan dicuri, kepada hati lain"

SEKEJAP TERULANG

Saat kita telah benar-benar lupa, akan seseorang. Ada saat di mana segala yang telah berusaha dilupakan, ditinggalkan, dikesampingkan bertahun-tahun, berbulan-bulan, hingga sedetik yang telah berlalu tadi pun mencoba hadir seketika.
Menjenguk raga, hadir sekadar mengadukan kisah karena telah disakiti.
Ketika itu ada semesta yang berperan di dalamnya, aku yang mencoba tegar, hanya tidak untuk mengulang proses panjang melupakan. Aku mencoba lagi percakapan canggung seperti awal perkenalan.

JALAN LUKA

Ada rindu-rindu yang tak sengaja aku lakukan.
Teringat tentangmu.
Hingga aku tersadar, mengenangmu hanya membawaku pada jalan luka yang tak berkesudahan.

PERIHAL RASA

Ada beberapa waktu, kita dipertemukan dengan debar. Ada rasa yang diikut-sertakan, tapi ada beberapa rasa yang benar-benar mendebarkan, hingga bermakna pertemanan, terlebih-lebih kasihan.

 

Yogi Abdul Rahman lahir di Duri, 22 Oktober 1996. Ia merupakan mahasiswa jurusan Teknik Elektro UIN SUSKA RIAU-Pekanbaru Semester 8 dan lagi sibuk mengerjakan TA (Skripsi/ Tugas Akhir)). Saat ini juga aktif di dunia tulis-menulis di aplikasi media sosial : Wattpad, Instagram, dan Twitter sebagai hobi di kala luang. Karena dunia tulis-menulis tidak hanya untuk seorang sastrawan semata, oleh karena itu selagi seorang manusia bisa berpikir maka ia menulis. Tulisannya banyak mengandung keresahan, curhatan dari hati sendiri ataupun dari kawan baik itu berbentuk cerpen, puisi, sajak maupun prosa. Di media sosial bisa ditemukan dengan akun @yogiabdulrahmann.

Author

Tabloid Tanjak
Profil Tabloid Tanjak

admin tabloidtanjak.com

Iklan Tengah Detail Berita 665x140px (FIB)

Berita Terkait

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini

  1. qektpbon 20 April 2020 - 04:43:49 WIB

    best way to make money ways to make extra money <a href=" https://www.fresher.ru/elz/ ">make money online</a> how can i make money how to make money at home

    make money from home imgclick will easily make money sharing photos friends social free file upload [url=https://www.fresher.ru/elz/] make money online[/url] how to make money on twitch how to make extra money

    https://www.fresher.ru/elz/ - make money

1

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Kembali ke Atas