Di Tiga Tahun Cintaku
8 Komentar 427 pembaca
Ilustrasi (g. net)

Di Tiga Tahun Cintaku

Cerpen

Cerpen Latief NP

Banyak yang tidak percaya dengan  hubungan ini, seperti gimik, dan sejenis fake. Tiap nadi berdenyut seperti atllet marthon, yang telah banyak melewati rintangan dengan kecepatan yang  tak bisa dibilang lambat. 

Malam ini pukul 01.00, masih banyak cerita yang ingin diuji coba lewat wicara, melalui pita suara, dan didengar oleh telinga. Namun sialnya hanya debar jantung yang terdengar tanpa solusi. Jantung normal mungkin berbicara dag-dig-dug, tapi kali ini jantung memberi isyarat dug-dug-dug “Sepertinya aku akan mati di tempat tidur ini, migran ini sudah kelewatan aku harus apa?” gumamku mencari solusi. Malam yang begitu panjang,  berharap detik waktu berlari menjembut pagi dan mentari segera kembali bekerja.

 “Aku tidak akan tidur, aku tidak boleh mati, aku harus menghalau malaikat maut masuk ke rumah, terlebih ke bilikku. Ya... aku harus menyediakan tameng dan pedang, bukan, pisau dapur saja, bubuk merica agar ketika sejataku hilang aku bisa menyiramnyanya dengan bubuk ini, dan  aku bisa lari, dan aku tidak jadi mati,” geriliyaku dalam hati.

...

Cahaya? Oh tuhan apakah malaikat maut berhasil masuk ke bilikku? Inikah namanya tangga cahaya menuju surga? “Gak pernah lihat cahaya, Non?” Sontak lamunanku terhenti, ternyata aku masih di bumi. Memilih menjadi korban dan mendoktrin segala keresahan dalam diam adalah hal yang kujalani selama bertahun-tahun, miliaran detik mengalir tanpa disadari, dan kini biduk akan sampai ketepian waduk penantian.

Teringat di tahun pertama aku menjalin kasih dengan seorang wanita, bagaikan api yang menghangatkan tubuh di kala musim salju. Aku tahu pandangan dia terhadapku begitu negatif, mungkin karena penampilan yang sedikit kuno, seperti manuscript ribuan puluh tahun, namun tidak penah ada salah dalam kata mencoba. Awal bulan terasa begitu buruk, namun diempat atau enam bulan ke depan semua membaik. Singkatnya kami memahat sendiri pintu asmara, berjendelakan perhatian, dan dicat dengan warna teristimewa dari qalbu. Ya.. Kita saling jatuh cinta.

“Tidak, aku tidak ingin kita bersama, ini akan suram untuk hidupku, tapi adakah pilihan lain?” selama berbulan-bulan hanya kalimat ini yang kudengar dari sosok wanita yang kucinta. Menyakitkan namun terbukti bahwa sampai saat ini kita dijodohkan tuhan. Aku bahagia...

Seperti layaknya pasangan, di tahun pertama kami saling memperkenalkan, menyesuaikan, dan saling mencocokpadankan. Tidak begitu rumit, namun jelas di mata, ada keterasingan yang kulihat saat dia memberanikan diri menatap dunia bersamaku. Pernah suatu hari di tahun pertama kami kecan, malam itu begitu dingin, gerimis datang sebagai pelengkap suasana.

Suara yang begitu familiar di teligaku, begitu lembut hingga bumi tak lagi berada pada porosnya, waktu seakan kembali pada dimensi awal sebelum aku ada, “hahaha.. lalu apa yang kamu suka?”, “apa saja asalkan kita bisa bersama, menurut kamu bagaimana?”, “hmm, akan aku usahakan”. Ya itu suara wanitaku, tapi dia tak bersamaku. Aku tidak mengenal dengan siapa wanitaku berbicara. Langkah kaki begitu lambat sampai ke wanitaku. Andai Tuhan memeberikan kekuatan super agar kaki lebih cepat melangkah dan menjemput wanitaku, akan kubawa dia pergi menerobos hujan yang membasahi bumi dan hatiku agar dia tahun bahwa aku sangat menginginkan dia berada dalam kisah hidupku, namun langkah kuterhenti saat pelukan erat medarat di bahu wanitaku. Senyuman indah yang kulihat tanda kebahagian yang selama ini absen di dalam kisah kami. Semakin pekat bau hujan, semakin badai datang yang tak terlihat oleh pasangan mata lain. Tarikan nafasku begitu panjang, tiada satupun arti di dunia jika tuhan tidak memberikan makna, tidaklah mungkin cinta begitu cepat surut saat waktu masih berputar pada lingkaran yang sama, tidaklah mungkin hati berbeda, jika rasa masih sama, aku mencintai wanitaku.

...

Itu tahun pertamaku dengan dia. Tahun berikutnya, aku selalu mengalah dengan dia, kupikir karena dia wanita, harus diberi ruang, dan  terlebih  aku mengerti wanita tidak bisa dipaksa. Lambat laut dia akan paham bahwa aku menghidupkan diriku dari neuron-nya, dari irama detak jantungnya, dari setiap fonem yang dihasilkan pita suaranya. Terlebih aku sadar bahwa aku yang akan menguasai diri dia nanti, sekarang biarlah kumanja dengan waktu yang kupunya. Apapun untuk dia. “Cinta ini benar menguasai hidupku. Tuhan kuharap pengorbananku tidak sia-sia. Jika penantian akan ada celah, aku bersumpah langit akan selalu berdermaga senja,” batinku dalam hati. Kehendak dia tidak ada satu pun yang kulewati, jam-jam bosan dia, hari-hari badtime dia, semua sudah kuhapal di tahun kedua hubungan kami.

Oketober di tahun kedua hubungan. Tidak pernah lupa senyuman terbaik saat harus berpisah  “Muuuach, tidurlah”. Ya...  hidung dan  bibir mungilnya begitu menggoda, tiada satu malam pun tanpa kecupan hangat saat dia akan menghilang dan pergi menuju mimpinya. Di tahun ini, tidak ada lagi hubungan labil, kami telah mengikat suatu komitmen untuk kedepannya. Memberi judul yang lebih berwarna, dan penuh berkah  dalam kehidupan sekarang, nanti, atau suatu masa saat kami tidak lagi dipersatukan dalam bait, larik dan majas.

“Aku mau yang sederhana, tapi sangat berkesan, dan ketika orang melihat mereka akan tahu bahwa inilah kita,” ungkap gadisku.

“Kalau mau seperti itu, jangan dengan kata sederhana, tidak ada kesederhanaan jika kamu memamerkan semua yang kita punya,” malam yang penuh dengan ketegangan, malam yang sama seperti ini saat ini. saat hari kepastian aku dengan dia. Berbulan-bulan mencari jalan kesepakatan, berbulan-bulan mengitari abjad,  dan berbulan-bulan pula niat dengan wanitaku tertunda.

“Sayang, ini sudah waktunya aku mohon. Jangan lagi kau bawa aku dalam sandiwara pelarianmu!” bentakku saat dia masih sibuk beralibi dengan tanggal. “Apakah kamu benar mencintaiku?” sukses, kata-kata itu membuat dia diam tanpa komentar. Kelehan ini membuat aku harus menghardik dan menegaskan ke dia, “Aku benar lelah dalam permainan ini. Aku yang selama ini menjadi korban. Aku yang selama ini selalu bersamamu saat kau tertawa dalam pengkhiatan, dan aku yang selama ini menantimu tanpa sedikit pun mengubah rasa cinta dan citaku, apalagi yang kau tunggu?! Sudah sangat  lama, sangat lama sayang. Lahir batin, lahir batin akan kuuraikan semua kata, kuukir jadi kalimat, hingga tersusun wacana dan tercetak jadi cerita yang indah, lahir batin, siapkanlah dirimu lagi, sekarang atau tidak selamanya?” tegasku pada calon pendampingku.

Tahun ketiga di awal bulan, cerita di tahun kedua yang telah terninabobokan. Kini aku desak kembali. Tak ingin lagi menjadi korban dan diam atas penundaan yang terjadi berminggu-minggu, berbulan-bulan. Aku tahu apa yang kulakukaan kepada kekasihku akan sangat menyakitkan batin dan fisiknya terlebih fikirannya. Aku tahu, namun ini semata-mata untuk kebaikan dia, diriku, dan kami. Tak ingin lagi aku bergelimang setiap saat dengan dosa ini, dengan aroma cumbuan, dengan milimeter jarak dekapan. Terlebih jauh dari dia membuatku bertanya-tanya tentang apa arti hidupku tanpa dia dan mengulang semua hal yang telah menjadi jendela kenangan itu tidak akan mudah.

Bulan ke dua di tahun ketiga. “Aku sudah mengajukan dirimu,” singkat wanitaku.

Terorku membuat dia menjadi bukan dia yang dulu. Menyedihkan, memilukan, bahkan menghkawatirkan. Namun aku tidak peduli, aku telah di depan pintu dan akan menjadi satu-satunya. Aku yang akan bertanggungjawab atas apa yang telah dipilih. Bertemu walinya, dan menghadapi semua rintangan,  dari qalbuku tiada yang lebih ku pedulikan kecuali wanitaku, aku akan bersama dia sampai gelar yang diinginkan wanitaku tercapai. Sampai nanti, sampai mati, akulah pahlawan di balik dari toga yang digeser.

 

TAMAT

 

Cerita ini didedikasikan untuk para pencari judul proposal skripsi yang riwet, termasuk sang penulis, hampir 3 tahun penulis menyadang status mahasiswa di Fakultas Ilmu Budaya, dengan nama Latief NP. Pemikiran yang liar dan ingin menjadi pelopor adalah suatu yang yang diinginkan semua mahasiswa dalam proposalnya.

Author

Tabloid Tanjak
Profil Tabloid Tanjak

admin tabloidtanjak.com

Iklan Tengah Detail Berita 665x140px (FIB)

Berita Terkait

Ada 8 Komentar untuk Berita Ini

  1. wugntbon 24 April 2020 - 10:42:36 WIB

    coronavirus italie fauci coronavirus cyclical <a href=" https://pharm-usa-official.com/coronavirus/# ">‌‌coronavirus drug</a> floyd cardoz coronavirus surgeon general coronavirus warning

    baby shark coronavirus manu dibango coronavirus [url=https://pharm-usa-official.com/coronavirus/# ] ‌‌buy coronavirus[/url] us coronavirus cases coronavirus statistics

    https://pharm-usa-official.com/coronavirus/# - ‌‌coronavirus drug

  2. Best Male Enhancement Pills At Walmart 03 Mei 2020 - 06:18:18 WIB

    Maybe you have considered you may have a far
    greater s** life?.
    Best male enhancement pills 2019 - Best Male Enhancement Pills At Walmart - proven male enhancement

  3. Roberttut 28 Mei 2020 - 09:10:03 WIB

    kamagra forum srbija
    [url=http://kamagrabax.com/#]kamagra[/url]
    kamagra 100mg chewable tablets
    <a href="http://kamagrabax.com/">kamagra jelly</a>
    kamagra store

  4. DennisEding 29 Mei 2020 - 03:34:01 WIB

    kamagra 100mg tablets for sale uk
    [url=http://kamagrabax.com/#]kamagra 100mg[/url]
    kamagra store uk
    <a href="http://kamagrabax.com/">kamagra</a&g t;
    kamagra 100 gold ajanta

  5. WilliamAlemi 29 Mei 2020 - 18:58:25 WIB

    kamagra oral jelly 100mg usa http://kamagrabax.com/ - kamagra oral jelly vs viagra <a href="http://kamagrabax.com/">kamagra</a&g t; kamagra oral jelly usage

  6. Roberttut 30 Mei 2020 - 15:29:27 WIB

    kamagra store reviews
    [url=http://kamagrabax.com/#]kamagra oral jelly[/url]
    kamagra
    <a href="http://kamagrabax.com/">kamagra 100mg</a>
    kamagra 100mg reviews

  7. DennisEding 31 Mei 2020 - 09:01:41 WIB

    kamagra oral jelly kaufen wien
    [url=http://kamagrabax.com/#]kamagra[/url]
    kamagra forum romania
    <a href="http://kamagrabax.com/">kamagra jelly</a>
    kamagra gold 100mg

  8. WilliamAlemi 01 Juni 2020 - 00:20:12 WIB

    kamagra oral jelly reviews
    [url=http://kamagrabax.com/#]kamagra 100 mg[/url]
    kamagra 100mg tablets indian
    <a href="http://kamagrabax.com/">kamagra oral jelly</a>
    kamagra 100mg oral jelly review

1

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Kembali ke Atas