Seri Seminar Role Model, Perkuat Wartawan Media Online Menuju Era Virtual
0 Komentar 215 pembaca
ket.gambar : Fakhrurrozi CEO riauonline.co.id dalam menyampaikan materi.

Seri Seminar Role Model, Perkuat Wartawan Media Online Menuju Era Virtual

Berita

tabloidtanjak.com - PEKANBARU. Seri Seminar Role Model dengan tajuk "NuMEDIA CYBER MENUJU ERA VIRTUAL" yang diselenggarakan oleh riauonline.co.id. Seminar diadakan di Ruang Bedah Buku Perpustakaan Wilayah Pekanbaru. Sabtu, (17/11/18).

Zaman semakin maju dan berkembang, media sosial pun tidak mau kalah juga dengan melakukan perkembangan. Perlu kita ketahui saat ini media sosial memiliki kekuatan untuk mempengaruhi pandangan publik mengenai persoalan atau peristiwa-peristiwa yang muncul di lingkungan kehidupan manusia. Membaca perkembangan terhadap media sosial tersebut, dibahas dalam seminar yang bertajuk "NuMEDIA CYBER MENUJU ERA VIRTUAL".

Pada seminar tersebut yang diselenggarakan oleh riauonline.co.id, menghadirkan tiga narasumber yaitu, Arifin Arsyhad Pemred (Kumparan.com), Rahim Asyik Fajar Awanto (Direktur Pemberitaan & Produksi Ayo Media Network), dan Fakhrurrozi (CEO Riauonline.co.id).
Seminar dimoderatori oleh Dr. M. Badri, M.Si.

Ramainya acara dihadiri oleh siswa/i SMA, Mahasiswa, dan wartawan-wartawan yang berada di Pekanbaru. Acara juga dihadiri oleh Hasanah Samhudi (Pemimpin Redaksi Tribun Pekanbaru), dan Budi Firmansyah (Humas PT. RAPP).

Pemateri dari Pemred Kumparan Arifin Asydhad menyampaikan " Kumparan yang memiliki 220 Wartawan, yang memiliki tim konten dan tim teknologi menyediakan media yang dapat di terima oleh masyarakat, dengan melakukan kolaborasi dan inovasi mencintapkan konsep-konsep yang berbeda dengan media lainnya, hal ini untuk memajukan dan memperkenalkan Kumparan di masyarakat banyak," tutur Arifin Asydhad Pemred Kumparan.Com

Arifin Asydhad menambahkan,"mengingat persaingan di era sekarang, kita harus berinovasi dalam membesarkan suatu bidang. Ini adalah strategi menuju era virtual. Kumparan.com akan membuka program 1001 media yang bertujuan untuk mengembangkan lokalitas dari setiap daerah, ini bisa diikuti oleh setiap media yang memiliki misi dalam memberitakan lokalitas daerah".


Selanjutnya Rahim Asyik Fajar Awanto dari Produksi Ayo Media Network Bandung menjelaskan, untuk menghindari persaingan, kita harus cari celah agar media yang kita buat tidak tenggelam atau kalah. Kita pun harus melihat peluang kedepannya bagaimana. Jangan pula kita saingi media yang sudah besar. Kalau hal tersebut kita lakukan, pastinya kita akan gagal. Jadi kita cari celah atau peluang dengan konsep yang berbeda yang belum pernah dibuat orang," jelas Rahim.

Rahim menambahkan, "jadilah perusahan yang ambidextrouse, eksploitasi (jangka pendek, efisiensi, memaksimal return), dan Eksplorasi (jangka pendek entrepreneuriel, risk taking)".

Lain dengan Rahim. Fakhrurrozi menjelaskan, "di dalam sebuah media sosial atau online. Konten adalah yang paling utama. Ini yang membuat perusahaan atau media yang banyak dilihat bahkan disukai banyak orang, selanjutnya pendistribusian, ini harus diperkuat, karna inilah yang mempermudah dan memperlancar dalam pengembangan sebuah perusahaan media-media," jelas Fakhrurrozi.

Laporan : Siti Nurhasannah

Author

Tabloid Tanjak
Profil Tabloid Tanjak

admin tabloidtanjak.com

Iklan Tengah Detail Berita 665x140px (FIB)

Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Kembali ke Atas