Sajak-Sajak Wyaz Ibn Sinentang
0 Komentar 791 pembaca
WYAZ

Sajak-Sajak Wyaz Ibn Sinentang

Puisi

LAMUNAN

- wd -

Lampaui hujan rindu masa itu telah terlewat
Aku, kau; kita hanya bisa mengenang bayang penat
Membran kasih tetap kokoh pada kekuatan hasrat
Usah lara jalani hari-hari penuh teka-teki menjerat
Niatkan seperti keinginan kelopak mawar memeluk erat
Andai biduk ini dapat segera bertambat
Niscaya kisah apik memadu di ladang asmara menggurat

Bumi Ale-Ale, 24 Maret 2016


LIBIDO

Liar bola mata mencari mangsa
Isyaratkan satu kata beringas rasa
Beban itu tak sanggup bertahan lagi
Ikuti syahwat sepeninggal kata sunyi
Darah menyergah napas terseok
O - ternyata wangi melati hanya kedok

TRY, 10 Agustus 2016


M A J A S
- wd –

Menari-nari tutur bahasa memoles bibir gincu mengental kelu
Apa yang terucap semu tak seperti ikrarmu dahulu
Jelaga bayang balut moleknya tubuh tergambar indah
kepalsuan mengumbar syahwat melulu
Ambisi terbang menyusur langit luas membuat semakin
dangkal pikir berlalu
Sudah singkirkan petualangan jalangmu jangan berbual selalu

Bumi Ale-Ale, 6 Maret 2016


MEJA PANJANG

Meja panjang berjejer ide juga fenomena
Embus isu-isu seputar kesetiaan berkarya
Jangan kita kerdilkan talenta tunas muda
Ambil hikmah berbuat bukan harus dipaksa

Pada kabut malam bercawan kopi tersaji di meja panjang
Awal sebuah diskusi bermula karena hati tergores temberang parang
Nyawa tak berlawan tapi tatap mata garang
Jika amarah semata kita gadang-gadang
Akhirnya didapat cuma gondok meradang
Nervous sejenak kembali pijar brilian mulai terang
Ganyang apa yang mengganjal dengan jiwa lapang

Purnama, 23 Agustus 2016

WAJAH ITU
- rr –

Warnai kembali labirin kota gundahku
Ada bayang tersisa dari kenangan membeku
Jarak kita memang beda sayangku
Anggaplah ini hanya sebuah pertemuan hati terkunci kaku
Harap sebutir pasir tak dapat dipegang terpulang sang waktu

Ingat pada satu kata jujur yang membingkai pada manisnya itikad rembulan
Tuntas segala ketika janji menoreh borok-borok kepalsuan
Ucap bukan suatu kadar kesetiaan

Bumi Ale-Ale, 18 Maret 2016

WYAZ (Wahyudi Abdurrahman Zaenal) IBN SINENTANG lahir di Kota Pontianak, tanggal 24 April. Mulai menulis puisi sejak tahun 1980. Selain puisi juga menulis cerita pendek, dan artikel. Karya-karyanya pernah dimuat di beberapa media lokal, nasional, maupun negeri jiran. Karyanya juga terangkum dalam beberapa kumpulan bersama. Antologi Puisi tunggalnya BERSAMA HUJAN (Kelompok Empat Kreatif, 2011), HIJRAH (Kelopak Poedjangge, 2012), NYANYIAN LILIN PUTIH (Shell-Jagad Tempurung, 2012), PERJALANAN SAJAK BULAN KOSONG (Kelopak Poedjangge, 2013), REKAH CAMELIA DI LANGIT DESEMBER (Kelopak Poedjangge, 2014), TIGA IBU (Guepedia, 2016) dan Kumpulan Cerpen tunggalnya PUING (Jentera Pustaka, 2014).  Alamat : Jl. Gatot Subroto, Gg. Hadi No.A6, Payak Kumang, Ketapang (Kalimantan Barat), Email: wahyuaz53@yahoo.com. FB: Wahyu Yudi.

Author

redaksi
Profil redaksi

Iklan Tengah Detail Berita 665x140px (FIB)

Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Kembali ke Atas